Pagi itu sebilah cahaya menyemburat dari rumah sederhana itu,menghujam langsung ke langit.Cahaya kemilau menakjubkan.Cah
Rutinitas harian biasa.Mereka berlima,Aisyah,
“Ada apa sayang ?” Tanya ummi menghentikan dzikirnya sambil menatap muka Fatimah yang ada dibahu kanannya sambil tersenyum.
Bibir Fatimah menyimpul senyum.Matanya sedang menatap beningnya bola mata ummi.
“Ummi,Fatimah cinta ummi,fatimah c-i-n-t-a ummi karena Allah!” Kata Fatimah dengan pelan.
Ummi Fatimah pun terpana mendengar kalimat yang indah itu, hatinya meleleh,tasbih pun terlepas dan matanya berkaca-kaca.
“Ummi juga cinta sekali Fatimah...ummi c-i-n-t-a Fatimah karena Allah!” Kata ummi sambil memeluk fatimah dengan erat.
Semuanya pun terdiam melihat ummi dan Fatimah berpelukan.Tiba
“Ummi,,kami juga cinta ummi karena Allah!” Sahut mereka secara serempak.
Mereka berlima.Anak gadis yang shalihah dengan ummi pemberi teladan,bertang
***
Lepas sekolah,Fatimah
“Assalamualaiku
“Wa’alaikumussa
“Ummi,hari ini fatimah ikut lomba menghafal surah pendek di TPA !” Kata Fatimah dengan pelan.
“Iya Fatimah,ummi doakan semoga hafalan mu lancar dan jadi juara!” jawab ummi dengan memberi semangat.
***
Ketika sampai di TPA,Fatimah pun menghafal surah pendek tersebut dengan khusu’ dan lancar.Ia pun menjadi juara dalam perlombaan tersebut.
“Alhamdulillah,
***
Dalam perjalanan pulang ke rumah,tiba-tiba
Flash Fiction FLP Amuntai
0 komentar:
Posting Komentar